Ternyata Mie Sagu Lebih Baik Untuk Kesehatan Ketimbang Mie Biasanya, Lho! - Reezumiku

Monday, April 13, 2020

Ternyata Mie Sagu Lebih Baik Untuk Kesehatan Ketimbang Mie Biasanya, Lho!



Mie pada umumnya terbuat dari tepung terigu. Tapi, ada lho mie yang terbuat dari tepung sagu. Ya, sagu yang biasanya merupakan bahan utama untuk membuat papeda, makanan khas Indonesia Timur. Namanya adalah mie sagu. Sudahkah kamu mendengar tentang jenis mie yang satu ini?

Sagu merupakan makanan pokok bagi warga Indonesia yang tinggal di wilayah Indonesia Timur. Sagu sendiri sebenarnya berasal dari tepung yang didapat dari batang pohon sagu yang memiliki nama latin Metroxylon sagu Rottb yang bentuknya menyerupai pohon palma. Pohon sagu umumnya tumbuh di tepian sungai atau wilayah dengan kadar air yang cukup tinggi seperti rawa.

Untuk menjadi tepung sagu, proses pengolahannya cukup panjang. Batang pohon sagu dipotong-potong dan dicampur dengan air. Setelah beberapa kali penyaringan, hasil endapannya itulah yang dikeringkan menjadi tepung sagu.


Perbedaan Karakteristik Sagu Dengan Tepung-Tepung Lainnya


Ada banyak jenis tepung. Contohnya seperti tepung tapioka atau tepung kanji (terbuat dari pati tanaman singkong), maizena (tepung pati jagung), terigu (terbuat dari bijih gandum yang digiling), tepung beras (terbuat dari beras yang dihaluskan), dan juga tepung sagu. Lalu, apa bedanya tepung-tepung tersebut dengan tepung sagu?

Terbuat dari saripati batang pohon sagu, bila dilihat dari segi teksturnya, tepung sagu ini lebih garing, kesat, terasa licin di tangan, dan warnanya cenderung lebih putih bersih daripada tepung tapioka ataupun tepung maizena. Namun, sama seperti tepung maizena, tepung sagu ini sering digunakan sebagai pengental dan pengenyal masakan.

Biasanya, tepung sagu ini lebih digunakan dalam pembuatan bubur sagu, bubur sumsum, kerupuk, bakso, dan batagor. Tepung sagu pun bisa digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan kue. Contohnya adalah kue semprit dan kue bagea.


Kandungan Nutrisi di Dalam Sagu


Kandungan terbanyak yang terdapat di dalam sagu adalah karbohidrat murni yang termasuk dalam kategori makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk bahan energi dan fungsi otak.

Berdasarkan penelitian mengenai kandungan gizi sagu, dalam 100 gram sagu terdapat 86 gram karbohidrat, 1 gram serat, 0,5 gram protein, 350 kalori, 3 miligram sodium, 5 miligram potassium, 0,2 gram lemak total, dan 0,1 gram lemak jenuh. Sagu pun memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral, meskipun jumlahnya sedikit.


Manfaat Sagu Untuk Kesehatan


Sagu yang kaya akan kandungan karbohidrat merupakan sumber energi bagi tubuh. Selain itu, sagu dapat meningkatkan produksi glukosamin alami yang ada dalam tubuh guna memperbaiki keseluruhan pergerakan sendi dan pemulihan otot di sekitarnya. Serta, bisa pula meningkatkan kinerja tubuh saat olahraga.

Sagu juga dipercaya bisa meningkatkan sirkulasi darah dan keseluruhan sistem kardiovaskular. Sehingga, tak heran jika ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi sagu bagi penderita darah tinggi (hipertensi) dan untuk mengurangi resiko penyakit jantung. Kandungan kalsium, zat besi, dan mineral didalamnya pun dapat meningkatkan kesehatan tulang dan sendi dengan meningkatkan produksi glukosamin dalam tubuh yang mampu membantu dalam perbaikan kepadatan tulang dan meningkatkan produksi cairan sinovial yang berfungsi untuk fleksibilitas gerakan persendian.

Kandungan serat dalam sagu juga dapat memperlancar pencernaan dengan meningkatkan produksi enzim pencernaan dan pergerakan usus secara keseluruhan agar melindungi usus supaya tidak kering. Oleh sebab itu, mengonsumsi sagu sangat baik bagi pasien penyakit gastroenteritis (muntaber), asam lambung, maag, sembelit, dan gangguan pencernaan lainnya karena mampu memberikan efek menenangkan dan mendinginkan perut dari rasa sakit.

Tak hanya itu saja, sagu juga memiliki efek pendinginan yang bisa menenangkan tubuh dan menjaga suhu tubuh agar tetap dingin. Sehingga, bila sedang demam, kamu bisa mengonsumsi sagu untuk meredakan panas tubuh. Kandungan antioksdan didalamnya pun dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel.

Anak-anak pun sangat baik bila mengonsumsi sagu. Karena, sagu baik untuk pertumbuhan anak. Manfaat kesehatannya dapat kamu jadikan pilihan sebagai makanan padat pertama yang tepat untuk bayi.

Dari apa yang diuraikan tersebut, dapat dipahami apabila sagu yang telah dikembangkan menjadi produk mie sagu diklaim lebih memiliki keunggulan kesehatan bila dibandingkan dengan mie biasa. Dari segi kesehatan, mie sagu mengandung yang namanya Resistant Starch (RS), yaitu fraksi pati yang tidak tercena secara fisiologis yang berfungsi seperti serat makanan. Kadar RS dalam mie sagu lebih banyak 3-4 kali lipat daripada RS dalam mie instan atau mie yang terbuat dari bahan terigu. Sehingga, mie sagu sangat baik untuk kesehatan usus, sebagai prebiotik, dan mampu menurunkan indeks glikemik. Mengkonsumsi mie sagu tidak akan menimbulkan lonjakan kadar glukosa dalam darah, sehingga sangat aman pula bagi penderita diabetes melitus.

Siapa sangka ya mie sagu ini memiliki banyak manfaatnya ketimbang mie biasanya? Nah, setelah mengetahui tentang kelebihan kandungan sagu bagi kesehatan, apakah kamu ingin tahu jenis-jenis mie sagu apa saja yang khas di Indonesia?

Silahkan baca nformasi seputar ragam mie sagu khas Indonesia yang lezat dan cara pengolahannya. Dijamin jadi pengen nyobain. 

4 comments:

  1. Hmmm belum pernah nemu Mie Sagu di sini. Jadi penasaran rasanya ��

    ReplyDelete
  2. belum pernah makan mie sagu,, pas ke indo timur makannya papeda, ngga nemu mie sagunya hehe..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  3. Ya,mie sagu ini kalau di Kabupaten Karimun disebut dengan "lakse".

    ReplyDelete

Local Business Directory, Search Engine Submission SEO Tools