Itinenary Tuban Satu Hari - Reezumiku

Saturday, May 20, 2017

Itinenary Tuban Satu Hari


What do you know about Tuban???
Bagi saya, pergi ke Tuban sama saja dengan menapaki sudut lain mata angin. Gimana nggak? Tulungagung adalah bagian selatan Jawa. Saat menarik garis imajiner lurus ke arah utara, di sanalah Tuban berada, di ujung utara pulau Jawa. Uwah!!! Dari pantai selatann ke pantai utara?! Seminggu sebelum berangkat, saya sudah penasaran akan seperti apa suasana di sana. Akankah pantainya sama dengan pantai di tanah kelahiran tercinta?! Pantai. Iya. Saya harus mengunjungi pantai utara.

Tuban Bumi Wali
Sebutan itu nggak sekedarnya saja disematkan pada kota Tuban. Jejak wali songo memang bisa kita jumpai di sini. Diantara sembilan ulama besar Islam, salah satunya dimakamkan di Tuban.  Ketika memasuki wilayah Tuban, nuansa keislaman sangat menyentuh batin. Salah satunya melalui papan-papan bertuliskan Asmaul Husna (99 nama Allah SWT) di sepanjang jalan. Saya sampai tertegun, bagaimana bisa pemerintah kota punya ide menyematkan hal tersebut dalam interior ruang kota. Keren banget.

Persiapan untuk Liburan ke Tuban!
Sebelum berencana untuk wisata ke Tuban, kamu harus siapkan: 1) Kipas, 2) buku tipis buat kipas, 3) bekas kardus pengganti kipas. Yup. Benar saja, Tuban ternyata cukup bikin gerah bahkan di malam hari. Saya nggak bisa tidur tanpa kipas angin. Bahkan, sudah menyalakan kipas angin di dalam ruangan, kipas di tangan saya juga tetap berkibas. Haha. Buat kamu yang berencana menginap di tempat tanpa AC, perhatikan betul hal ini ya. Kalau persiapan lainya sih sama saja dengan persiapanmu saat akan liburan.

Keliling Tuban
Sekarang, waktunya kita keliling kota Tuban. Oh yeah!!!
Seharian di Tuban? Nggak usah takut bosen. Di Tuban Kota banyak banget tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar kota. Jaraknya juga saling berdekatan, jadi kita nggak perlu membuang banyak waktu di perjalanan. Bisa keliling ke banyak tempat sekaligus deh. Beberapa destinasi menarik yang wajib kamu kunjungi adalah:

 1. MAKAM SUNAN BONANG


Nggak afdhol kan, kalau ke Tuban tanpa ziarah ke salah satu wali penyebar ajaran Islam di tanah jawa ini. Sunan Bonang  bernama asli Syeh Makhdum Makhdum Ibrahim. Sunan Bonang jga merupakan putra dari Sunan Ampel. Setiap harinya, makam Sunan Bonang dipenuhi oleh peziarah yang datang dari berbagai wilayah. Nuansa khusyu terpancar di setiap sudut. Shalawat dan pujian terhadap Allah SWT, serta doa tercurah dari setiap peziaran. Subhanallah.

Buat sebagian orang, area sekitar makam juga menjadi objek wisata sekaligus berburu souvenir murah. Banyak penjual kerajinan dan aneka makanan di sepanjang jalan mulai dari alun-alun kota hingga area makam. Harganya juga bisa turun kalau kamu pandai menawar. Pastikan untuk menawar dari harga yang diberikan supaya lebih hemat pengeluaran.

 2. PANTAI BOOM






Hanya beberapa meter jaraknya dari makam Sunan Bonang, terdapat sebuah pantai yang dulunya merupakan pelabuhan bersandarnya kapal para wali. Saya juga heran, bagaimana bisa ada sebuah pantai di jantung kota dengan jarak kurang dari 1 km dari alun-alun. Waw! Entah apakah saya yang nggak update atau nggak tahu aja, tapi ini masih amazing buat saya.

Untuk masuk ke pantai Boom, kita perlu biaya parkir Rp.3000/motor dan tiket masuk Rp.5000 per orang. Saat masuk area pantai, angin berhembus sangat kencang. Saya juga masih tak percaya kalau air laut hanya beberapa langkah lagi jarahnya dari pintu masuk. Sungguh aneh #Aneh. Ada bagian daratan yang menjorok ke laut. Jaraknya cukup jauh dan anginnya semakin kencang.



Cuaca hari itu juga nggak begitu baik. Padahal, kalau saja matahari nggak tertutup awan, akan muncul sunset indah yang bisa kita saksikan dari tepi pantai. #KurangBeruntung. But, it’s Ok. Akhirnya tujuan saya buat ke pantai utara terwujud. Yey. Sayang airnya nggak jernih dan cenderung gelap. Mungkin karena beberapa sampah rumah tangga dibuang di sini ya. Sayang sekali, padahal bisa jadi wisata keren nih pantai.

 3. MASJID PERUT BUMI (MASJID BAWAH TANAH)



Masjid ini merupakan bangunan di bawah tanah yang masih dioperasikan sebagai tempat ibadah. Meskipun begitu, sebagian pengunjung yang datang nggak menjalankan sholat di sana. Paling mereka hanya berdzikir dan mendengarkan ceramah dari seorang ustadz yang biasanya memandu para pengunjung. Setelah itu, ketika akan menuju pintu keluar, pengunjung akan melewati jalan-jalan bawah tanah dengan arsitektur menarik.

~Baca Juga: Informasi Lengkap Pantai Tulungagung: Lokasi, Akses, Fasilitas, Harga - Jawa Timur~

Beberapa dinding dan ornamen bertuliskan bahasa arab dapat kita jumpai. Warnanya mencolok dan beragam. Kalau saya pribadi, dengan tampilan bangunan seperti itu jadi berasa di dalam sinetron India yang khas dengan bangunan warna-warni. Unik dan menarik.

 4. GOA AKBAR


Goa Akbar terletak di belakang pasar baru, Tuban. Tiket masuknya sebesar Rp. 5000,- Melewati pintu masuk, tanaman buah markisa memayungi jalan menuju goa. Di dinding-dindingnya juga terdapat lukisan tentang sejarah tempat tersebut, juga cerita para wali.

Goa ini berada di tengah kota, itulah uniknya. Meski begitu, tempat wisata yang ramai di hari libur ini masih seperti goa pada umumnya, dihuni kelelawar-kelelawar yang bergantungan di dinding atasnya. Selain itu, Goa Akbar punya rute yang cukup panjang. Namun aksesnya cukup mudah karena terdapat tangga dan arah jalan yang jelas sehingga nggak akan bikin pengunjung tersesat.




Berada di dalam goa, yang beberapa bagiannya sangat sempit dan membuat saya harus sering menunduk memang sangat menyesakkan. Apalagi dengan aroma, ya, gitulah, namanya juga rumah kelelawar yang tiap hari makan dan BAB. Saya berharap bisa segera sampai di pintu keluar. Aroma tak sedap mungkin bisa ditahan, tapi saya sangat benci suang sempit dengan sedikit udara. Entahlah, bikin pengap dan sesak aja rasanya. Berasa seperti atapnya mau roboh aja. (Efek nonton film)

 5. MASJID AGUNG TUBAN

Menara dan kubah Masjid yang tampak dari Pantai Boom.
Masjid ini berdiri megah di sisi barat Alun-Alun Tuban. Posisinya sama dengan Masjid Almunawar Tulungagung yang juga berada di sebelah barat Taman Aloon-Aloon. Masjid Agung Tuban sangat cantik dengan arsitektur perpaduan Arab, Turki, dan India dengan warna cerah yang menonjol. Memiliki 3 kubah biru dan kuning, serta 6 menara yang tinggi menjadikannya tampak lebih indah. Selain itu, atap payung yang ada di beranda mengingatkan saya akan payung-payung raksasa di Masjid Nabawi yang ada di Madinah. Allah.

 6. KELENTENG KWAN SING BIO
“Jalan-jalan kok ke kelenteng?”
Yups, setelah beberapa tempat sejarah dan wisata umat Islam, Tuban juga memiliki Kelenteng Kwan Sing Bio yang menjadi tempat ibadah umat Tionghoa. Selain merupakan tempat ibadah, kelenteng ini juga sering dikunjungi wisatawan yang ingin melihat keunikan arsitektur khas Tionghoa. Dominasi warna merah dan kuning menjadikannya sangat menyolok, apalagi dibangun tepat menghadap laut bebas.

 7. BERBURU IKAN ASAP


Oleh-oleh ikan asap itu wajib bagi kamu yang ke Tuban. Tepat di pingir-pingir jalan sepanjang pantai Boom hingga Kelenteng Kwan Sing Bio, kamu dapat menemukan penjual ikan asap dengan aneka hasil laut. Hm... Mantab

Itulah beberapa tempat menarik di Tuban yang  bisa kamu singgahi dalam satu hari. Letaknya saling berdekatan di wilayah kota, jadi nggak butuh waktu lama untuk menjangkaunya. Memakai kendaraan pribadi sangat saya sarankan karena saya jarang menjumpai angkutan umum di sana. Paling banyak adalah becak.


Selamat berkeliling Tuban!


1 comment:

Local Business Directory, Search Engine Submission SEO Tools